Malam Ceria Satgas TMMD ke-130: Kumpul Cerita dan Perkuat Komunikasi

LUWU TIMUR — Malam di lokasi program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo menjadi kesempatan bagi anggota Satgas untuk melepas lelah setelah seharian beraktivitas.
Setelah bertugas di bawah sinar matahari yang menyengat, para prajurit yang bertanggung jawab di Desa Parumpanai dan Desa Cendana, Luwu Timur, berkumpul di teras rumah penduduk maupun di posko yang telah disediakan.
Dalam suasana santai, mereka mengadakan diskusi mengenai kemajuan pekerjaan yang telah dicapai. Topik pembicaraan berkisar dari pembangunan bronjong, jembatan beton, hingga pembuatan rabat beton dan sumur bor.
Namun, suasana obrolan tersebut tidak terasa membosankan. Cerita-cerita lucu serta saling guyonan membuat malam di lokasi TMMD menjadi lebih hangat dan akrab. Menurut Kapten Inf Badar, pemimpin SSK TMMD ke-130, suasana santai justru meningkatkan komunikasi di antara anggota.
“Saya biarkan mereka berkumpul di malam hari. Mereka perlu berbagi cerita dan tertawa setelah bekerja keras seharian. Dengan begitu, kekompakan tim semakin terbangun,” ujarnya.
Kapten Badar menambahkan, kedekatan antaranggota Satgas sangat penting, terutama karena mereka harus meninggalkan keluarga dan berada jauh dari rumah selama masa TMMD berlangsung.
“Kawan di sebelah mereka adalah keluarga selama menjalani program ini. Maka dari itu, kami berusaha menjaga suasana tetap akrab dan saling memberikan dukungan,” jelasnya.
Praka Ilham menyebutkan bahwa berbagai peristiwa lucu selama bertugas sering menjadi bahan gurauan di antara mereka.
“Ada teman yang jatuh ke dalam lumpur saat membersihkan saluran air, atau ada yang gagal saat membantu ibu-ibu memasak. Semua kejadian itu menjadi sumber tawa,” katanya.
Ia menambahkan, kebersamaan dalam canda membuat kelelahan dari pekerjaan terasa berkurang.
“Setelah tertawa bersama, beban kerja yang berat seolah hilang. Begitu esok datang, kami siap bekerja lagi dengan semangat baru,” tuturnya.
Kebersamaan ini juga mempererat hubungan dengan warga setempat. Tidak jarang, pemilik rumah tempat para prajurit menginap ikut terlibat dalam obrolan malam tersebut.
“Sering kali saya dan anak-anak duduk di teras. Mereka sangat ramah dan banyak cerita. Kami merasa betah dan rumah semakin ramai,” ungkap salah satu warga.
Bagi Satgas TMMD, interaksi seperti ini lebih dari sekedar waktu istirahat. Diskusi malam berfungsi sebagai evaluasi pekerjaan serta penguatan komunikasi, yang pada akhirnya menjaga semangat personel. Di tengah kesibukan menyelesaikan proyek TMMD, suasana hangat di teras rumah penduduk menjadi kesempatan untuk membangun kekeluargaan dan solidaritas.

Tinggalkan Balasan