Semangat Gotong Royong Ubah Rumah Jumadi di Pamekasan Menjadi Layak Huni

PAMEKASAN – Dalam pelaksanaan TMMD ke-130 oleh Kodim 0826/Pamekasan, terlihat kembali sinergi antara anggota TNI dan masyarakat. Melalui kerja sama yang solid, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Jumadi di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, telah mencapai proses 60 persen per tanggal 26 Oktober 2026.
Proyek ini merupakan salah satu tujuan fisik yang bertujuan untuk memberikan tempat tinggal yang lebih baik bagi penduduk. Personel Satgas TMMD bersama dengan penduduk lokal terus bersinergi agar setiap tahap pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik.
Dengan bertambahnya kemajuan pada rumah Jumadi, perubahan yang terjadi semakin nyata. Bangunan yang sebelumnya tidak memenuhi standar kini perlahan mulai bertransformasi menjadi hunian yang lebih nyaman untuk keluarganya.
Semangat gotong royong semakin terlihat dalam setiap aktivitas ini. Anggota TNI dan warga bekerja tanpa mengenal lelah, menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan desa sangat bergantung pada kolaborasi dan kepedulian masyarakat.
Jumadi merasakan kebahagiaan yang luar biasa seiring dengan kemajuan pembangunan rumahnya. “Sekarang sudah sekitar 60 persen, terima kasih kepada Pak Klebun dan Pak TNI,” katanya.
Ucapan tersebut mencerminkan rasa syukur dan apresiasi Jumadi kepada Kepala Desa Jarin, prajurit TNI, serta warga yang berkontribusi dalam proses pembangunan. Ia berharap pembangunan segera selesai agar keluarga bisa segera menempati rumah tersebut.
Rumah yang layak sangat penting bagi setiap orang. Selain berfungsi sebagai tempat berlindung, rumah juga menjadi ruang personal bagi anggotanya untuk beristirahat dan melakukan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.
Program Rutilahu ini diinisiasi oleh Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan untuk menghadirkan dampak yang nyata bagi penduduk setempat. Selain meningkatkan taraf hidup, program ini juga mempererat hubungan antara TNI dan warga melalui kerja sama di lapangan.
Dengan progres pembangunan Rumah Jumadi yang kini telah mencatatkan 60 persen, diharapkan pengerjaannya terus berlanjut hingga rumah tersebut siap untuk dihuni. Kekompakan yang terjalin selama proses pembangunan ini menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan tetap krusial dalam proses pembangunan desa.

Tinggalkan Balasan