Tim Wasev TNI Kunjungi Proyek Jalan TMMD ke-130 di Bengkulu untuk Cek Progres

BENGKULU – Pada Selasa [3/11/2026], Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Mabesad melakukan kunjungan langsung ke lokasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang diadakan oleh Kodim 0407/Kota Bengkulu. Fokus utama dari inspeksi ini adalah untuk memastikan progres dan kualitas pembangunan fisik, khususnya pada pembukaan serta pengerasan jalan sepanjang 2,9 kilometer di area yang menjadi target program.
Kunjungan ke lokasi tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa semua proses pengerjaan jalan berlangsung sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan serta mematuhi standar teknis. Selain itu, diharapkan agar proyek ini bisa memberikan manfaat optimal dalam meningkatkan mobilitas dan perekonomian masyarakat setempat.
Di lokasi proyek, Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus selaku Ketua Tim Wasev beserta Dansatgas TMMD ke-130, Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, melakukan penelusuran di sepanjang rute jalan yang sedang dikerjakan oleh pasukan TNI, pemerintah daerah, dan warga. Tim melakukan pemeriksaan langsung terhadap pemadatan tanah, perataan jalan, serta kekuatan struktur pendukung di sepanjang jalur yang sedang dibangun.
“Pembukaan jalan sepanjang 2,9 KM ini adalah langkah penting untuk menghubungkan daerah yang selama ini terisolasi, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian mereka. Dari pengamatan kami hari ini, progres yang diperoleh sangat menggembirakan dan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” kata Judi PF.
Selain meninjau progres pembangunan jalan, Tim Wasev juga berkesempatan melakukan dialog dengan prajurit yang bertugas dan masyarakat di sekitar untuk mendengarkan masukan serta memantau partisipasi warga dalam kegiatan gotong royong. Kolonel Inf Condro Edi Wibowo menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek ini sesuai jadwal sebelum penutupan program TMMD.
“Jalan yang dibangun sepanjang 2,9 km ini mencerminkan sinergi antara TNI, masyarakat, dan pemerintah daerah. Kami optimis, dengan dukungan masyarakat, seluruh sasaran fisik ini dapat diselesaikan dengan hasil yang optimal dan mendukung peningkatan kesejahteraan warga,” tambah Condro.
Diharapkan, dengan dibukanya akses jalan sepanjang 2,9 km ini, mobilitas bagi warga Kandang Limun dan sekitarnya akan semakin lancar, serta dapat memangkas waktu dan biaya distribusi hasil bumi masyarakat.

Tinggalkan Balasan