
Aksi Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika dalam Penanaman Mangrove
Dalam rangka melestarikan lingkungan, anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika, bersinergi dengan masyarakat, telah melakukan penanaman ribuan bibit mangrove di pesisir Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah pada hari Jumat, 15 Mei 2026.
Pentingnya kondisi alam menjadi perhatian utama dalam pembangunan terpadu yang digagas oleh program TMMD. Dengan demikian, Satgas TMMD berkomitmen tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan demi menjamin keberlangsungan hidup masyarakat di pesisir.
Kegiatan penanaman ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mencegah risiko abrasi yang dapat membahayakan lingkungan pesisir dan rumah warga. Dalam semangat gotong royong, anggota Satgas TMMD dan masyarakat setempat bekerja sama menanam bibit mangrove di sepanjang pantai.
Kapten Kav Bambang Rudianto selaku Dan SSK Satgas TMMD menjelaskan bahwa kegiatan penanaman mangrove merupakan bagian dari inisiatif nonfisik untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Ia menambahkan, “Mangrove tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari abrasi, tetapi juga mendukung keseimbangan alam dan habitat biota laut.”
Keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam pelestarian lingkungan dan memberikan dukungan bagi kehidupan masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut. Masyarakat di Kampung Keakwa menyambut antusias kegiatan ini dengan harapan agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan generasi mendatang.
Dengan inisiatif ini, Satgas TMMD tidak hanya berkonsentrasi pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan.
Tinggalkan Balasan