Inisiatif Bimbingan Literasi Mendorong Perpustakaan Desa Jadi Sumber Pengetahuan Utama

PAMEKASAN – Perpustakaan desa seharusnya lebih dari sekadar tempat penyimpanan buku, melainkan berfungsi sebagai pusat informasi yang dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan pengetahuan yang valid. Hal ini menjadi salah satu fokus dalam acara Bimbingan Literasi Desa yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pamekasan bersama Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan di Balai Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, pada Senin (26/10/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pamekasan, Ulung Sedjati Wirjawan, S.E.T., serta warga setempat, khususnya dari kelompok ibu-ibu PKK dan kader kesehatan. Pada kesempatan tersebut, Ulung menekankan bahwa peran perpustakaan desa sangatlah vital dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di era digital saat ini, di mana informasi dari berbagai sumber dapat dengan mudah diakses.
Ulung menyatakan bahwa tidak semua informasi yang beredar terutama di media sosial dapat dijadikan rujukan yang akurat. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengembangkan kebiasaan untuk meneliti kebenaran informasi sebelum menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, atau menyebarkannya ke orang lain.
“Jangan sampai ibu-ibu di desa tertipu oleh berita palsu, khususnya mengenai produk kosmetik yang sering muncul di media sosial. Banyak produk yang mengklaim mampu memutihkan kulit dengan cepat, padahal itu bisa berisiko bagi kesehatan. Selalu periksa kebenarannya sebelum menggunakan,” ungkap Ulung. Ia juga mengingatkan akan pentingnya memeriksa fakta mengenai pengobatan berbagai penyakit, seperti asam urat, agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Banyak sekali informasi yang beredar mengenai pengobatan asam urat yang tidak memiliki dasar ilmiah. Harus ada rujukan medis yang jelas. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghidupkan kembali keberadaan perpustakaan desa,” tegasnya. Ulung berharap agar perpustakaan desa dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana pembelajaran untuk masyarakat, dengan koleksi buku yang telah tersaring menjadi referensi yang bermanfaat, termasuk dalam memahami isu kesehatan dan berbagai masalah sosial.
Selain itu, diharapkan peningkatan literasi di kalangan warga desa mampu menciptakan masyarakat yang lebih kritis dan selektif terhadap informasi yang diperoleh. Warga diharapkan bukan hanya membaca, tetapi juga menganalisis dan memverifikasi sumber informasi yang diterima.
Kerja sama antara Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pamekasan dengan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan menunjukkan komitmen dalam memperluas dampak program pembangunan di Desa Jarin. Kegiatan edukasi nonfisik ini berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan pengetahuan masyarakat setempat.
Dengan adanya bimbingan literasi ini, diharapkan masyarakat Desa Jarin dapat lebih aktif dalam memanfaatkan perpustakaan desa dan menjadikan membaca sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Program TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan terus berupaya untuk mendorong pembangunan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga pengembangan sumber daya manusia.

Tinggalkan Balasan