Keterlibatan TNI dalam TMMD ke-130: Membangun Relasi Melalui Interaksi dengan Warga

Labuhanbatu Selatan – Keterlibatan TNI dalam masyarakat kembali tampak jelas saat pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu di Dusun Simpang Mulyo, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, pada hari Sabtu (24/10/2026). Di tengah tugas pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), anggota Satgas mengambil waktu untuk berinteraksi dengan warga, guna memupuk hubungan dan menciptakan suasana kekeluargaan.
Sekelompok prajurit tampak asyik bercakap-cakap dengan Ibu Wati (30) dan Ibu Sutini (40) di sebuah gubuk sederhana tempat warga menyiapkan makanan. Percakapan yang penuh kehangatan dan diselingi gelak tawa itu berhasil menciptakan suasana akrab meski di tengah kesibukan pembangunan.
Kejadian sehari-hari ini menjadi bukti bahwa peran prajurit tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur. Keberadaan mereka yang bersahabat, komunikasi yang terbuka, serta keinginan untuk mendengarkan cerita masyarakat adalah bagian dari usaha memperkuat sinergi antara TNI dan warga.
Ibu Sutini mengungkapkan rasa senangnya dapat berjumpa langsung dengan para prajurit di desanya. Dia menilai kehadiran anggota Satgas tidak hanya sekedar membantu fisik bangunan tetapi juga menunjukkan bentuk kepedulian yang nyata lewat interaksi sehari-hari.
“Kehadiran TNI membuat kami merasa lebih dekat. Mereka tidak hanya membantu, tapi juga mau menghabiskan waktu bersama, bercengkerama dan tertawa, jadi terasa seperti keluarga, ” kata Ibu Sutini.
Hal yang serupa juga dinyatakan oleh Ibu Wati, yang menganggap keramahan personel Satgas merupakan jembatan untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan masyarakat. Kesederhanaan dalam berbincang itu tercatat sebagai pengalaman yang tak terlupakan selama program TMMD berlangsung.
Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., selaku Komandan Kodim 0209/Labuhanbatu, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap aktivitas pembangunan.
“Prajurit harus mampu hadir dan berintegrasi dengan masyarakat. Selain fokus pada sasaran fisik, mereka juga harus membangun komunikasi dan mendengarkan aspirasi warga, serta menumbuhkan rasa kebersamaan. Kedektan seperti ini adalah prinsip utama dalam memelihara Kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkap Dandim.
Dengan kegiatan sosial di saat pembangunan RTLH ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0209/LB menyampaikan pesan bahwa kemajuan desa tidak hanya ditentukan oleh aspek fisik tetapi juga oleh hubungan sosial yang semakin terjalin baik.
Keakraban yang terjalin dari interaksi sederhana ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan desa yang harmonis dan membangun semangat gotong royong.

Tinggalkan Balasan