
Kolaborasi TNI dan Masyarakat Slempit dalam Membangun Infrastuktur Irigasi
Gresik – Atmosfer bekerja sama sangat terasa di area pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 0817/Gresik di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Di tengah panorama sawah yang hijau, anggota Satgas TMMD bersama warga secara bersinergi melakukan rehabilitasi dan pembangunan jalur saluran irigasi yang sangat penting untuk mendukung pertanian masyarakat setempat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (18/5/2026).
Dengan menggunakan alat-alat sederhana dan semangat kolaborasi yang tinggi, personel Satgas TMMD serta warga terlihat saling mendukung dalam mencampur material, meratakan tanah, hingga merancang konstruksi saluran agar air bisa mengalir dengan baik menuju lahan pertanian. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bagi para petani yang ada di desa.
Peltu Mar Selamet Hariyanto, salah satu anggota yang terlibat, menyampaikan bahwa pembangunan saluran irigasi ini merupakan tujuan utama program TMMD, mengingat keberadaan irigasi yang baik sangat penting untuk kelangsungan pertanian di Desa Slempit. “Kondisi jalur pengairan sebelumnya bermasalah dan belum ada saluran yang memadai, sehingga sering kali menghambat distribusi air ke persawahan,” jelasnya.
Meskipun pekerjaan melibatkan tantangan berupa lumpur dan teriknya sinar matahari, semangat anggota Satgas dan warga tidak pudar. Suasana keakraban terlihat jelas saat mereka bekerja, menunjukkan kekompakan TNI dengan masyarakat dalam upaya membangun desa. “Saluran ini sangat penting bagi petani. Kami memperbaiki kerusakan yang ada dan juga membuat jalur baru agar aliran air bisa lebih optimal,” kata salah satu warga yang terlibat dalam proses pembangunan tersebut.
Kehadiran program TMMD di Desa Slempit tidak sekadar menghadirkan perbaikan fisik, namun sekaligus memupuk rasa solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan kerja sama ini, TNI tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana pembangunan tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat desa. Harapan masyarakat semakin besar dengan rehabilitasi irigasi yang terus berjalan, agar kebutuhan air untuk pertanian bisa terpenuhi sehingga para petani dapat menyongsong musim panen dengan semangat yang optimis.
Tinggalkan Balasan