
Pengerjaan Jalan Beton di Desa Tlemang Hampir Rampung, Progres Mencapai 70 Persen
DESA TLEMANG – Proyek pembangunan infrastruktur utama dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di wilayah Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, kini berada pada tahap penting. Progres pengerjaan jalan rabat beton, yang merupakan akses utama bagi masyarakat, telah mencapai sekitar 70 persen. Menyikapi perkembangan yang menggembirakan ini, Satuan Tugas (Satgas) TMMD 129 bersama masyarakat setempat semakin mengintensifkan dan mempercepat aktivitas pengerjaan di lapangan.
Jalan beton yang terus bertambah panjang dan teratur ini dipacu pengerjaannya agar bisa diselesaikan sepenuhnya sebelum program TMMD berakhir. Suara mesin pencampur semen dan kerja sama antara prajurit TNI serta warga dalam mengangkut material tak pernah surut sepenuhnya. Saat ini, satgas fokus pada penyelesaian pengecoran jalan yang menjadi prioritas, sementara yang lainnya sibuk meratakan dan merapikan coran yang telah dituang.
Walaupun menghadapi tantangan dari perubahan cuaca dan kondisi lapangan, semangat kerjasama antara tentara dan masyarakat justru semakin menguat. Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD 129, Lettu Czi Jamil, menekankan bahwa pencapaian 70 persen ini harus menjadi motivasi bagi semua anggota untuk menyelesaikan sisa target dengan tepat.
“Kami bersyukur atas kerja keras tanpa henti dari keseluruhan prajurit Satgas dan dukungan masyarakat Desa Tlemang, progres jalan rabat beton kini sudah mencapai 70 persen. Capaian ini bukan alasan untuk berpuas diri, namun justru akan mendorong kami untuk lebih fokus dan meningkatkan kualitas pekerjaan. Dengan kolaborasi yang terus terjalin, kami optimis jalan beton akan selesai 100 persen dengan kualitas yang sangat baik,” ujar Lettu Czi Jamil.
Keberhasilan ini disambut hangat oleh warga Desa Tlemang, yang kini bisa melihat langsung perbaikan akses jalan yang sebelumnya berdebu dan licin saat hujan. Dengan progres yang terus meningkat, Satgas TMMD ke-129 berkomitmen untuk mempertahankan kualitas pengerjaan hingga mencapai tahap akhir, demi konektivitas dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan