Satgas TMMD ke-130 Jalin Kesatuan Melalui Kegiatan Memasak Bersama Ibu-Ibu

LUWU TIMUR — Suasana di lokasi TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, tepatnya di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, tampak berbeda kali ini. Setelah seharian berkutat dengan berbagai proyek pembangunan fisik, anggota Satgas meluangkan waktu untuk membantu ibu-ibu setempat dalam menyiapkan hidangan malam.
Aktivitas ini berlangsung dalam suasana yang akrab dan bersahabat. Tentara yang biasanya terlihat mengangkat material dan mengaduk semen, kini turun tangan dalam mengolah bumbu masakan seperti bawang, cabai, dan ikan, serta menggunakan ulekan untuk membuat sambal.
Keceriaan terlihat ketika beberapa prajurit masih tampak canggung saat mengulek sambal atau mengikuti arahan para ibu dalam kegiatan memasak. Kapten Inf Mika Ramang menjelaskan bahwa suasana ini mencerminkan bagaimana semangat TMMD dapat menyentuh dan melibatkan kehidupan masyarakat secara langsung.
“Personel saya tidak hanya dituntut untuk mampu membangun fisik, tetapi juga untuk menjalin komunikasi dan kebersamaan dengan warga. Ketika mereka sudah dapat membantu memasak di dapur warga, itu menandakan hubungan yang telah terbangun sangat erat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa makan malam bersama menjadi simbol sederhana yang mampu mendekatkan hubungan antara Satgas dan masyarakat. “Kegiatan masak bersama dan makan bersama tanpa sekat merupakan suasana yang ingin kita ciptakan selama pelaksanaan TMMD,” tambahnya.
Salah satu anggota Satgas, Prada Ari, berbagi pengalaman berharga selama berinteraksi di dapur warga. “Saya biasanya memasak untuk rekan-rekan di asrama, namun di sini saya belajar masakan lokal. Para ibu mengajarkan saya cara memasak sayur kelor dan membuat sambal, serta bercerita tentang kehidupan sehari-hari di kampung,” katanya.
Ari merasa pengalaman tersebut mempererat hubungannya dengan masyarakat. “Rasanya seperti memasak dengan keluarga sendiri. Walaupun para ibu banyak mengarahkan, semuanya sangat ramah dan membuat kami merasa diterima,” tuturnya.
Ibu Sarinah (45), salah satu warga Cendana, mengungkapkan kegembiraannya bisa berbagi waktu dengan para prajurit dalam kegiatan memasak. “Melihat mereka yang bekerja keras dari pagi membuat kami ingin mengundang mereka untuk memasak. Dengan begitu, malam ini mereka bisa menikmati masakan rumah. Ada yang mengiris bawang, menggoreng ikan, serta mengulek sambal,” jelasnya.
Sarinah bahkan mengaku sengaja meminta prajurit untuk membantu agar hubungan mereka semakin akrab. “Sekarang mereka seperti anak sendiri bagi saya. Rumah jadi ramai saat ada Pak Tentara,” ujarnya sambil tertawa.
Setelah semua hidangan siap, mereka semua berkumpul untuk menikmati makan malam bersama. Satgas, ibu-ibu, anak-anak, dan tokoh masyarakat duduk beralaskan tikar, menikmati hidangan hasil kerja sama mereka dalam suasana kekeluargaan yang hangat.
Malam hari itu, dapur sederhana di Cendana menyuguhkan momen pertemuan yang menghubungkan prajurit denngan masyarakat dalam suasana kekeluargaan. Melalui pengalaman ini, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo kembali mengingatkan bahwa membangun desa tidak sekadar tentang infrastruktur, namun juga penguatan hubungan sosial dan komunitas.

Tinggalkan Balasan