
Semangat Kebersamaan dalam Program TMMD di Desa Slempit
Gresik – Di bawah sinar pagi yang cerah, sawah-sawah di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik tampak mengembang. Aktivitas pembangunan jalan usaha tani program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0817/Gresik berlangsung meriah, menciptakan suasana harmonis antara masyarakat dan prajurit TNI pada Selasa (12/5/2026).
Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., yang menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-128, turun langsung untuk meninjau proyek pengerasan jalan yang sedang dikerjakan. Di lokasi tersebut, ia menyempatkan untuk menjalin komunikasi hangat dengan Bapak Karso, salah satu warga yang giat berkontribusi dalam kegiatan pembangunan tersebut.
Dalam suasana yang akrab, Letkol Fadly mengobrol dengan warga sambil memberikan semangat kepada mereka yang sejak pagi berusaha keras mengangkut material dengan gerobak dorong. Kehadiran pemimpin Kodim 0817/Gresik itu disambut dengan ceria oleh para warga setempat.
“Kebersamaan kita adalah pilar utama dalam program TMMD ini. Kehadiran TNI bukan hanya untuk membangun jalan, tetapi juga untuk menjalin hubungan dekat dengan masyarakat,” jelas Letkol Fadly di tengah aktivitas berlangsung.
Bapak Karso menyatakan kebahagiaannya bisa bekerja sama dengan para prajurit TNI. Ia menegaskan, program TMMD sangat menguntungkan bagi masyarakat desa, terutama para petani yang sangat membutuhkan akses jalan yang lebih baik.
“Kami merasa bersyukur karena jalan tani ini akan sangat membantu dalam membawa hasil panen. Selain itu, kami bangga karena TNI mau berbaur dengan masyarakat tanpa membedakan, ” katanya antusias.
Proyek pengerasan jalan usaha tani merupakan salah satu fokus program fisik dalam TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik di Desa Slempit. Selain meningkatkan akses pertanian, diharapkan pula mampu mendongkrak perekonomian masyarakat serta mempererat ikatan TNI dengan rakyat.
Di balik debu dan panas sinar matahari, kegiatan TMMD ini lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur; itu adalah tentang kehadiran rasa empati, kebersamaan, dan harapan baru untuk masyarakat desa.
Tinggalkan Balasan