
Warga Slempit Diminta Jadi Pelopor Perang Melawan Narkoba di Kegiatan TMMD
Gresik – Upaya untuk memerangi narkoba harus melibatkan peran serta dari setiap elemen masyarakat, bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Hal ini disampaikan oleh Wawan Kurniawan Azis, narasumber dari BNN Kabupaten Gresik, saat menyampaikan materi pada acara non-fisik TMMD ke-128 di Balai Desa Slempit, pada Senin malam (04/05/2026).
Dalam pemaparannya, Wawan menguraikan berbagai jenis narkoba yang tengah berkembang saat ini beserta dampak merugikan yang dapat menghancurkan masa depan sebuah keluarga. Ia menekankan pentingnya pengetahuan mengenai risiko dan bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat.
Selama sesi berlangsung, interaksi yang dinamis tercipta antara narasumber dan peserta, di mana warga aktif mengajukan pertanyaan seputar tindakan yang bisa dilakukan jika mereka mendapati adanya penyalahgunaan narkoba dalam lingkungan sekitar. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Slempit memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kondisi keamanan di tempat tinggal mereka.
Wawan juga mengingatkan bahwa langkah pencegahan yang paling efektif dimulai dari lingkungan keluarga. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak diharapkan mampu menjadi alat untuk menangkal pengaruh negatif dari luar. “Pencegahan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Keluarga adalah benteng terdepan,” tegas Wawan Kurniawan Azis. Program TMMD ke-128 yang diselenggarakan oleh Kodim 0817/Gresik diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Slempit untuk menjaga daerah mereka dari ancaman narkoba.
Tinggalkan Balasan